Analisis sistem merupakan
proses penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian
komponennya dengan maksud mengidentifikasi dan mengevaluasi
permasalahan-permasalahan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diinginkan
agar dapat diusulkan perbaikannya
2.1.
Mengidentifikasi Masalah
Mengidentifikasi
(mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap
analisis sistem. Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang
diinginkan untuk dipecahkan. Masalah inilah yang menyebabkan sasaran dari
system tidak dapat dicapai. Oleh karena itu langkah pertama yang harus
dilakukan oleh analis sistem adalah mengidentifikasi terlebih dahulu
masalah-masalah yang terjadi.
Tugas analis system Dalam
Mengidentifikasi Masalah adalah :
Mengidentifikasi
Penyebab Masalah. Analis sistem harus mempunyai pengetahuan yang cukup tentang
aplikasi yang sedang dianalisisnya. Untuk aplikasi bisnis, analis sistem perlu
mempunyai pengetahuan tentang sistem bisnis yang diterapkan di organisasi,
sehingga dapat mengidentifikasi penyebab terjadinya masalah ini. Tugas
mengidentifikasi penyebab masalah dimulai dengan mengkaji ulang terlebih dahulu
subyek permasalahan yang telah diutarakan oleh manajemen atau yang telah
ditemukan oleh analis sistem ditahap perencanaan sistem.
Mengidentifikasi
Titik Keputusan. Setelah penyebab terjadinya masalah dapat diidentifikasi,
selanjutnya juga harus mengidentifikasikan titik keputusan penyebab masalah
tersebut. Titik keputusan menunjukkan suatu kondisi yang menyebabkan sesuatu
terjadi. Analis sistem bila telah dapat mengidentifikasi terlebih dahulu
titik-titikkeputusan penyebab masalah, maka dapat memulai penelitiannya
dititik-titik keputusan tersebut. Sebagai dasar identifikasi titik-titik
keputusan ini, dapat digunakan dokumen paperwork flow atau form flowchart bila dokumentasi
ini dimiliki oleh perusahaan.
Mengidentifikasi
Personil-personil Kunci. Setelah titik-titik keputusan penyebab masalah dapat
diidentifikasi beserta lokasi terjadinya, maka selanjutnya yang perlu
diidentifikasi adalah personil-personil kunci baik yang langsung maupun yang
tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya masalah tersebut. Identifikasi
personil-personil kunci ini dapat dilakukan dengan mengacu pada bagan alir
dokumen perusahaan serta dokumen deskripsi kerja (job description).
2.2.
Memahami Kerja dan Sistem
Langkah ini dapat
dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada
beroperasi. Diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan
penelitian. Bila di tahap perencanaan sudah pernah diadakan penelitian,
sifatnya masih penelitian pendahuluan (preliminary survey). Sedangkan pada
tahap analisis sistem, penelitiannya bersifat penelitian terinci (detailed
survey).
Analis sistem perlu
mempelajari apa dan bagaimana operasi dari sistem yang ada sebelum mencoba
untuk menganalisis permasalahan, kelemahan dan kebutuhan pemakai sistem untuk
dapat memberikan rekomendasi pemecahannya. Sejumlah data perlu dikumpulkan,
dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang ada, yaitu wawancara,
oberservasi, daftar pertanyaan dan pengambilan sampel.
Tugas analis system Dalam Memahami Kerja
Sistem:
1.
Menentukan Jenis Penelitian
Jenis penelitian perlu ditentukan untuk
masing-masing titik keputusan yang akan diteliti. Jenis penelitian tergantung
dari jenis data yang diperoleh, dapat berupa data tentang operasi sistem, data
tentang perlengkapan sistem, pengendalian sistem, atau I/O yang digunakan oleh
sistem.
2.
Merencanakan Jadual Penelitian
Supaya penelitian dapat dilakukan secara
efisien dan efektif, maka jadual penelitian harus direncanakan terlebih dahulu
yang meliputi :
·
Dimana penelitian akan dilakukan
·
Apa dan siapa yang akan diteliti
·
Siapa yang akan meneliti
·
Kapan penelitian dilakukan
3.
Membuat Penugasan Penelitian
Setelah rencana jadual penelitian
dibuat, maka tugas dilanjutkan dengan menentukan tugas dari masing-masing
anggota tim analis sistem, yang ditentukan oleh koordinator analis sistem
melalui surat penugasan dengan menyertakan lampiran kegiatan penelitian yang
harus dilakukan.
4.
Membuat Agenda Wawancara
Sebelum wawancara dilakukan, waktu dan
materi wawancara perlu didiskusikan. Rencana ini dapat ditulis di agenda
wawancara dan dibawa selama wawancara berlangsung. Tujuannya adalah supaya
wawancara dapat diselesaikan tepat pada waktunya dan tidak ada materi yang
terlewatkan.
5.
Mengumpulkan Hasil Penelitian
Fakta atau data yang diperoleh dari
hasil penelitian harus dikumpulkan sebagai suatu dokumentasi sistem lama, yaitu
:
·
Waktu untuk melakukan suatu
kegiatan
·
Kesalahan melakukan kegiatan di
sistem yang lama
·
Pengambilan sampel
·
Formulir dan laporan yang
dihasilkan oleh sistem lama
·
Elemen-elemen data
·
Teknologi yang digunakan di sistem
lama
·
Kebutuhan informasi pemakai sistem
/ manajemen
2.3.
Menganalisis Hasil Penelitian
Langkah ini dilakukan
berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah
dilakukan.
1.
Menganalisis Kelemahan Sistem
Penelitian dilakukan untuk menjawab
pertanyaan :
·
Apa yang dikerjakan ?
·
Bagaimana mengerjakannya ?
·
Siapa yang mengerjakan
Menganalisis kelemahan sistem sebaliknya dilakukan untuk menjawab
pertanyaan :
·
Mengapa dikerjakan ?
·
Perlukah dikerjakan ?
·
Apakah telah dikerjakan dengan
baik ?
Sasaran yang diinginkan oleh sistem yang
baru ditentukan oleh kriteria penilaian sebagai berikut :
·
Relevance,
·
Capacity,
·
Efficiency,
·
Timeliness,
·
Accessibility,
·
Flexibility,
·
Accuracy,
·
Reliability,
·
Security,
·
Economy,
·
Simplicity
Berdasarkan pertanyaan dan kriteria ini,
selanjutnya analis system akan dapat melakukan analis dari hasil penelitian
dengan baik untuk menemukan kelemahan dan permasalahan dari sistem yang ada.
2.
Menganalisis Kebutuhan Informasi
Pemakai / Manajemen
Tugas lain dari analis sistem yang
diperlukan sehubungan dengan sasaran utama sistem informasi, yaitu menyediakan
informasi yang dibutuhkan bagi para pemakainya perlu dianalisis.
2.4.
Membuat Laporan Hasil Analisa
Laporan hasil
analisis diserahkan ke Panitia Pengarah (Steering Committee) yang nantinya akan
diteruskan ke manajemen. Pihak manajemen bersama-sama dengan panitia pengarah
dan pemakai sistem akan mempelajari temuan-temuan dan analis yang telah
dilakukan oleh analis sistem yang disajikan dalam laporan ini.
Tujuan utama dari penyerahan laporan ini
kepada manajemen adalah :
· Analisis telah selesai dilakukan
· Meluruskan kesalah-pengertian
mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi
tidak sesuai menurut manajemen
· Meminta pendapat dan saran dari
pihak manajemen
· Meminta persetujuan kepada pihak
manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya (dapat berupa meneruskan ke
tahap disain sistem atau menghentikan proyek bila dipandang tidak layak lagi)
· Semua hasil yang didapat dari
penelitian perlu dilampirkan pada laporan hasil analisis ini, sehingga
manajemen dan user dapat memeriksa kembali kebenaran data yang telah diperoleh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar